PravadaNews – Berangkat dari semangat konsistensi di industri musik, Sound of Panca resmi merilis album perdana bertajuk “Menang Untuk Kalah”.
Karya band asal Jakarta ini dijadikan Original Soundtrack (OST) film Menang Untuk Kalah yang sebentar lagi tayang di bioskop tanah air.
Selain menghibur, lagu-lagu dalam album ini memiliki keterikatan emosional dengan cerita dalam film tersebut.
Seluruh lagu dalam album ini sendiri ditulis oleh Faris, sang vokalis. Kecuali karya legendaris milik Rhoma Irama yang berjudul Judi.
“Kami aransemen ulang dan berkolaborasi dengan Rudy Nugraha, ex Vokalis Caffeine. Kami coba menghadirkan nuansa segar dan garang tanpa menghilangkan kekuatan pesan dari lagu aslinya,” jelas Faris di Jakarta Selasa (30/6/2026).
Proses produksi album ini, sambung Faris, dimulai pada April 2026. Awalnya hanya beberapa lagu saja yang dibuat khusus untuk kebutuhan soundtrack film.
“Namun, seiring berjalannya proses produksi, materi yang terkumpul lebih dari dugaan kami. Dan akhirnya berkembang menjadi sebuah karya utuh, sehingga kami memilih merilis album Menang Untuk Kalah ketimbang single,” ungkap Faris.
“Kami menawarkan pengalaman mendengarkan yang beragam dalam album ini. Setiap lagu memiliki karakter, warna, dan pendekatan musikal yang berbeda sehingga menghadirkan perjalanan emosional bagi para pendengarnya,” lanjut Faris.
Faris menambahkan, aransemen yang dibangun dalam album ini memperkuat cerita dan pesan yang ingin disampaikan, sekaligus memperlihatkan identitas musikal Sound of Panca yang tidak terikat pada satu formula tertentu.
Tak hanya menampilkan karakter vokal Faris, album Menang Untuk Kalah juga menghadirkan sejumlah kolaborasi spesial yang memperkaya warna musikal di dalamnya. Seperti, Andinna yang dipercaya membawakan lagu “Hancur Lebur”, sebuah lagu yang merepresentasikan sisi emosional dari cerita yang diangkat dalam film.
Sementara itu, Rudy Nugraha tidak hanya terlibat dalam interpretasi ulang lagu “Judi”, tetapi juga tampil sebagai vokalis dalam lagu “Tersisa Sesal” dan “Kuingin Menjagamu”.
Kehadiran para kolaborator ini memberikan dinamika yang lebih luas sekaligus mempertegas kalau setiap lagu dalam album ini memiliki identitas dan cerita yang unik.














