PravadaNews – Target transaksi Rp38 triliun dibidik Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) melalui Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 saat penjualan eceran masih turun secara bulanan.
Sasaran itu akan dikejar selama 17 hari pada 7–23 Agustus 2026 dengan melibatkan 407 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Pelaksanaannya diperpanjang dari 11 hari pada tahun lalu.
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja menilai, luasnya partisipasi pusat perbelanjaan menjadi modal untuk mencapai target tersebut.
“Program ini sangat masif. Oleh karena itu, APPBI optimistis target Rp38 triliun tersebut bisa tercapai,” ucap Alphonzus saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Selain memperluas jangkauan, perpanjangan waktu ditujukan mengisi masa penjualan rendah setelah puncak belanja Ramadan dan Idulfitri pada awal tahun.
“Kalau mengenai kontribusi ISF terhadap kinerja ritel pada semester kedua, saya kira mudah-mudahan kegiatan ini bisa menyumbang setidaknya sekitar 5 sampai 8 persen dari total kinerja pada semester kedua 2026,” jelas Bos Mal ini.
Untuk mengejar target itu, penyelenggara menyiapkan promosi dan hadiah bagi konsumen yang berbelanja sedikitnya Rp100.000. Setiap pusat perbelanjaan rata-rata perlu membukukan transaksi sekitar Rp93,4 miliar selama festival.
Meski demikian, Bank Indonesia (BI) memprakirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 mencapai 221,6 dengan penurunan bulanan 0,8%. Kontraksi itu lebih rendah dibandingkan penurunan 1,5% pada Mei.
Senada dengan itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut, konsumsi masyarakat masih menopang perekonomian.
“Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan, salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” jelas Amalia, Selasa (5/5).
Konsumsi rumah tangga tercatat menyumbang 2,94 poin persentase dan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi pada kuartal pertama. Realisasi transaksi pada Agustus akan menunjukkan kekuatan konsumsi setelah momentum Lebaran berakhir.
Sebagai pembanding, ISF 2025 menargetkan transaksi Rp23,32 triliun selama 11 hari dengan melibatkan 400 pusat perbelanjaan. Dengan demikian, sasaran tahun ini naik hampir 63% meski jumlah peserta hanya bertambah tujuh pusat perbelanjaan.
Perbedaan tersebut membuat pencapaian Rp38 triliun tidak hanya bergantung pada durasi acara. Nilai belanja di setiap pusat perbelanjaan juga perlu meningkat untuk menutup selisih target tahun ini.















