PravadaNews – Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi ajang pemanasan bagi klub-klub peserta sebelum menghadapi kompetisi resmi, tetapi juga meninggalkan pengalaman berkesan bagi tim-tim tamu dari luar negeri.
Sepanjang turnamen berlangsung, sejumlah pelatih dan pemain memberikan apresiasi terhadap kualitas penyelenggaraan yang dinilai semakin profesional dan memenuhi standar internasional.
Berbagai aspek, mulai dari fasilitas pertandingan, kualitas lapangan, akomodasi, pelayanan panitia, hingga antusiasme suporter di stadion, menjadi sorotan positif yang mereka rasakan selama berada di Indonesia.
Penilaian tersebut menunjukkan bahwa Piala Presiden tidak sekadar menjadi turnamen pramusim, tetapi juga mampu menjadi etalase sepak bola Indonesia dalam memperlihatkan kesiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang internasional sekaligus memperkuat citra positif kompetisi nasional di mata klub-klub mancanegara.
Seperti diketahui, turnamen yang berlangsung sejak 25 Juli 2026 ini diikuti delapan tim dari empat negara Asia Tenggara dan dibagi ke dalam dua grup. Pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, serta Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Meski DPMM FC dan Tampines Rovers harus mengakhiri perjalanan mereka di fase grup, keduanya mengaku mendapatkan pengalaman berharga sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.
Pelatih DPMM FC, James Reynolds McAllister menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan staf yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.
Menurutnya, keramahan yang diterima sejak hari pertama membuat seluruh anggota tim merasa sangat nyaman selama berada di Bandung.
“Terima kasih banyak kepada seluruh staf yang telah memperlakukan para pemain dengan sangat baik. Sambutannya begitu hangat dan sangat membantu. Hotel tempat kami menginap juga luar biasa, mulai dari gym, spa, hingga makanannya benar-benar berkelas,” ujar McAllister dikutip Sabtu (1/8/2026).
McAllister juga mengaku menikmati pengalaman di luar lapangan, termasuk pelayanan hotel, fasilitas yang tersedia, hingga dukungan transportasi selama turnamen berlangsung.
“Seluruh staf hotel sangat ramah dan membuat kami merasa nyaman. Rooftop bar dengan pemandangannya luar biasa, lokasinya juga terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan. Para pengemudi mobil dan minibus juga bekerja sangat baik. Memang lalu lintas sedikit padat, tetapi itu sudah menjadi hal yang bisa dimaklumi,” katanya.
Dari sisi kompetisi, McAllister menilai Piala Presiden 2026 memberikan tantangan yang tepat bagi timnya.
“Kompetisi ini menjadi ujian yang sangat bagus. Kami menghadapi tim-tim berkualitas dan tampil cukup baik di setiap pertandingan, meski belum beruntung melangkah lebih jauh. Kami berharap bisa kembali tahun depan dan kembali menjadi bagian dari turnamen ini. Kami sangat mengapresiasi semua yang telah dilakukan PSSI. Kami menikmati setiap momennya,” tuturnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan pelatih Tampines Rovers, Mohamad Nazri. Ia menilai seluruh aspek penyelenggaraan berlangsung dengan sangat profesional, mulai dari perjalanan tim, hotel, lapangan latihan, hingga pengamanan selama turnamen.
“Dari segi fasilitas, hospitality, dan atmosfer, semuanya nomor satu. Sejak kami tiba di Jakarta hingga melanjutkan perjalanan dengan kereta ke Bandung, semuanya berjalan sangat baik. Hotel, fasilitas, dan lapangan latihan semuanya yang terbaik,” ujar Nazri.
Ia pun menyebut pengalaman mengikuti Piala Presiden menjadi salah satu yang terbaik sepanjang kariernya di level klub.
“Sebelumnya saya belum pernah merasakan turnamen level klub seperti ini selain bersama tim nasional. Pengalaman seperti ini benar-benar yang terbaik. Sudah lama saya tidak mendapatkan pengalaman seperti ini dan saya sangat senang berada di sini,” katanya.
Sementara itu, pemain Tampines Rovers, Muhammad Fariz menilai, atmosfer pertandingan menjadi salah satu hal yang paling berkesan selama mengikuti turnamen.
“Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Atmosfer pertandingan sangat bagus karena didukung para suporter yang begitu antusias. Sepak bola tidak ada artinya tanpa kehadiran para penggemar, dan di sini kami benar-benar bisa merasakan dukungan tersebut,” ujar Fariz.
Fariz juga mengaku puas dengan seluruh fasilitas yang diberikan kepada para peserta.
“Dari sisi akomodasi dan seluruh fasilitas yang kami dapatkan, kami semua merasa puas dan senang. Saya rasa penyelenggara telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menggelar turnamen ini,” pungkasnya.















