PravadaNews – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada pembukaan perdagangan Kamis (22/10/2026), setelah sehari sebelumnya berhasil bangkit dan ditutup menguat.
IHSG terkoreksi 80,39 poin atau 1,51 persen ke level 5.247,97, meski Phintraco Sekuritas Indonesia menilai indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan usai mengalami rebound pada perdagangan Rabu.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan rebound. Menguji resistance di level 5.400–5.490,” sebut Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (22/10/2026).
Proyeksi tersebut didukung indikator Stochastic RSI yang membentuk golden cross.
Sementara itu, indikator MACD menunjukkan penyempitan histogram negatif.
Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen.
BI juga mempertahankan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen, tetapi menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 basis poin menjadi 5,00 persen.
Phintraco mencatat, BI turut memperkuat kebijakan insentif untuk instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).
Kebijakan ini ditujukan untuk menarik aliran modal asing sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
“Kebijakan moneter ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar Rupiah. Serta berupaya menjaga pencapaian sasaran inflasi,” sebut Phintraco Sekuritas lagi.
Selain itu, BI menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk memperkuat kecukupan likuiditas rupiah.
GWM rata-rata bank umum konvensional diturunkan dari sembilan persen menjadi tujuh persen secara bertahap.
Penurunan tersebut berlaku mulai 1 November 2026, dari sembilan persen menjadi delapan persen.
Selanjutnya, GWM kembali diturunkan menjadi tujuh persen mulai 1 Desember 2026.
Sementara itu, GWM bank umum syariah dan unit usaha syariah diturunkan dari 7,5 persen menjadi 5,5 persen.
Tahap pertama berlaku pada 1 November 2026 menjadi 6,5 persen, kemudian turun menjadi 5,5 persen mulai 1 Desember 2026.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas menetapkan level pivot IHSG di 5.400, dengan resistance di 5.500 dan support di 5.300.
Saham yang masuk dalam pilihan atau top picks hari ini meliputi ICBP, INDF, ISAT, GGRM, DOOH, dan HMSP.














