PravadaNews – Saat suhu tubuh tiba-tiba melonjak hingga 39 derajat Celsius atau lebih, rasa panik kerap menghampiri.
Tubuh terasa lemas, kepala berdenyut, nafsu makan menurun, dan aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu. Padahal, demam tinggi tidak selalu menjadi pertanda kondisi yang berbahaya.
Dalam banyak kasus, demam merupakan mekanisme alami sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi, baik yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun kondisi medis tertentu.
Meski sering kali dapat mereda dengan sendirinya, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu menurunkan suhu tubuh sekaligus mengurangi rasa tidak nyaman.
Mengetahui cara penanganan yang tepat juga penting agar demam tidak semakin mengganggu, sekaligus membantu mengenali kapan kondisi tersebut memerlukan penanganan medis.
Ada beberapa cara menurunkan demam tinggi yang dapat Anda coba lakukan, yakni yang pertama adalah istirahat yang cukup guna mempercepat proses pemulihan dan menurunkan suhu tubuh.
Selain itu, Anda perlu membatasi aktivitas fisik dan mencukupi waktu tidur setidaknya selama 8–9 jam setiap harinya.
Selain itu, mandi atau kompres menggunakan air hangat. Mandi menggunakan air hangat bisa menjadi alternatif untuk meredakan demam tinggi. Hal ini karena air hangat bisa melebarkan pembuluh darah serta pori-pori, sehingga panas ke luar dari badan dan suhu tubuh menjadi turun.
Selain mandi dengan air hangat, Anda juga bisa mengompres hangat bagian dahi dan ketiak untuk menurunkan demam tinggi secara alami.
Ketika mengalami demam, tubuh lebih berisiko mengalami dehidrasi. Untuk mencegahnya, Anda perlu memperbanyak konsumsi air putih. Selain mengonsumsi air putih, dehidrasi juga dapat dicegah dengan mengonsumsi sup hangat atau jus buah segar.
Tak hanya itu, saat mengalami demam tinggi, diusahakan menggunakan pakaian yang tipis dan sebaiknya hindari penggunaan baju dan selimut yang tebal. Hal ini justru berisiko meningkatkan suhu tubuh Anda. Jadi, lebih baik gunakan pakaian tipis, tetapi tetap nyaman. Selain itu, pastikan juga suhu ruangan tetap sejuk.
Saat demam tinggi, Anda juga dapat mengonsumsi obat-obatan penurun demam yang dijual bebas di apotek, seperti ibuprofen atau paracetamol. Selain menurunkan suhu tubuh, obat-obatan tersebut juga dapat meredakan sakit kepala atau pusing yang kerap menyertai gejala demam tinggi.
Obat penurun demam perlu dikonsumsi sesuai petunjuk pemakaian yang tertera pada produk. Agar lebih aman, bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti sedang hamil, dianjurkan untuk mengonsumsi obat pereda demam sesuai saran dokter.
Setelah langkah-langkah menurunkan demam tinggi sudah Anda lakukan, demam umumnya bisa mereda, bahkan menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari.














