PravadaNews – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong angkat bicara mengenai peluang timnya menghadapi rival abadi Persib Bandung pada babak semifinal Piala Presiden 2026.
Meski skenario pertemuan dua tim sarat sejarah itu terbuka apabila Macan Kemayoran berhasil lolos dari Grup B.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut menegaskan, fokus utama Persija saat ini masih tertuju pada upaya mengamankan tiket ke fase gugur.
Pria yang akrab disapa STY ini mengungkapkan, terlalu dini membicarakan calon lawan di semifinal karena perjalanan Persija di fase grup belum sepenuhnya tuntas dan setiap pertandingan harus dijalani dengan konsentrasi penuh.
STY menegaskan, timnya hanya fokus meraih kemenangan pada laga terakhir fase Grup B Piala Presiden 2026, sementara peluang lolos ke semifinal masih bergantung pada hasil akhir.
“Untuk partai terakhir, tentu kami harus menang dan kami akan berusaha menang. Namun, apakah kami akan lolos ke semifinal atau tidak, itu masih harus dilihat nanti,” ujar STY, Kamis (30/7/2026).
Seperti diketahui, Persija dalam situasi yang cukup sulit di Grup B Piala Presiden 2026. Tim Macan Kemayoran masih terpaku di peringkat ketiga klasemen sementara, meski telah menjalani dua pertandingan.
Membuka Grup B Piala Presiden 2026 dengan kekalahan 0-1 dari tuan rumah Persebaya Surabaya, Persija lalu diimbangi Port FC 2-2 selaku tim juara bertahan.
Persebaya sudah dipastikan melaju ke empat besar setelah menyapu bersih dua partai. Pasukan asuhan pelatih Bernardo Tavares itu menorehkan enam poin.
Adapun, Port FC bercokol di urutan kedua Grup B Piala Presiden 2026. Persija terpaut tiga angka dari klub Thailand tersebut.
Nah, untuk melangkah ke semifinal Piala Presiden 2026, Persija harus menang besar atas PSMS Medan dan Port FC kalah dari Persebaya.
Dengan begitu, Persija akan keluar sebagai runner-up Grup B Piala Presiden 2026 dan bakal melawan Persib Bandung, yang selangkah lagi menjadi juara Grup A.















