Penjual daging ayam di Pasar Kemiri, Depok, Jawa Barat. (Foto: Dok. Nur Aida/PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Harga Ayam Ras di atas HAP

Harga Ayam Ras di atas HAP

PravadaNews – Harga pangan kembali menunjukkan tekanan memasuki minggu ketiga September 2026. Kali ini, harga daging ayam ras tercatat menembus batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga rata-rata daging ayam ras secara nasional mencapai Rp41.933 per kilogram.

Angka tersebut berada di atas HAP batas atas sebesar Rp40 ribu per kilogram, setelah pada pekan sebelumnya harga komoditas tersebut juga masih bertahan di atas batas acuan. Kenaikan harga pun terus berlanjut.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, harga daging ayam ras meningkat 3,04 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Ini daging ayam ras, minggu yang lalu ini sudah di atas HAP. Minggu sekarang mengalami kenaikan kembali 3,04 persen atau posisi harganya Rp41.900, sedangkan HAP-nya Rp40.000,” ucap Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Ateng mengatakan, kenaikan harga daging ayam ras terjadi di 221 kabupaten/kota.

Jumlah tersebut mencapai 61,39 persen kabupaten/kota yang tercatat mengalami peningkatan.

“Ada 61,39 persen kabupaten/kota yang mengalami peningkatan atau jumlahnya 221 kabupaten/kota. Kenaikan daging ayam ras yang di atas HAP dan kenaikannya, Bapak-Ibu semuanya, bisa dilihat di tabel yang kami sajikan,” ujar Ateng.

Ateng menyebut sejumlah daerah mengalami kenaikan IPH sekaligus harga di atas HAP.

Padang Lawas Utara menjadi salah satu daerah dengan perubahan IPH tinggi dan harga yang berada di atas HAP.

Terutama yang di atas HAP dan juga perubahan IPH-nya meningkat, yaitu Kabupaten Padang Lawas Utara dengan perubahan IPH-nya 21,74 dan di atas HAP-nya 18,33 persen.

“Di Kutai Timur, kemudian di Tapanuli Utara Bapak-Ibu semuanya, dan juga di Kabupaten Maybrat, di Kabupaten Sarmi, keduanya mengalami peningkatan baik perubahan IPH ataupun persentase di atas HAP-nya cukup tinggi,” tambah Ateng.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir meminta daerah dengan harga daging ayam ras tinggi meningkatkan kewaspadaan.

Pemerintah daerah diminta rutin mengecek perkembangan harga untuk menentukan waktu intervensi.

Tomsi mengatakan pemantauan tersebut diperlukan agar pemerintah dapat segera melakukan langkah pengendalian ketika harga mulai meningkat.

Dengan demikian, kenaikan harga daging ayam ras dapat diredam.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *