PravadaNews – Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan kembali terjadi di pasar dalam beberapa waktu terakhir.
Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, Jumat (17/4/2026) pukul 11:01, salah satu yang naik harganya adalah bawang merah yang mengalami peningkatan harga sebesar 2,75 persen, sehingga kini berada di kisaran Rp48.650 per kilogram.
Lonjakan ini menjadi perhatian masyarakat, terutama para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada kestabilan harga bahan pokok.
Tak hanya bawang merah, harga bawang putih ukuran sedang juga ikut merangkak naik. Tercatat, komoditas tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,99 persen dengan harga terbaru mencapai Rp41.400 per kilogram.
Kenaikan dua komoditas ini semakin menambah beban pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Kenaikan harga ini diduga dipicu oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi.
Faktor cuaca yang tidak menentu disebut-sebut menjadi salah satu penyebab utama terganggunya distribusi dan hasil panen. Selain itu, biaya logistik yang masih tinggi juga turut memengaruhi harga jual di tingkat konsumen.
Baca juga: Harga Bawang Turun Pedagang Sayur Tersenyum
Di sisi lain, permintaan yang cenderung stabil bahkan meningkat menjelang momen tertentu juga ikut mendorong harga naik.
Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar, yang akhirnya berdampak pada kenaikan harga secara bertahap.
Pemerintah melalui instansi terkait dikabarkan tengah memantau pergerakan harga ini secara intensif.
Upaya stabilisasi, seperti operasi pasar dan penguatan distribusi dari daerah surplus ke daerah defisit, menjadi langkah yang tengah dipertimbangkan guna menekan lonjakan harga agar tidak semakin memberatkan masyarakat.
Para konsumen pun diimbau untuk lebih bijak dalam berbelanja serta mencari alternatif bahan pangan lain jika memungkinkan.
Sementara itu, pelaku usaha berharap adanya langkah cepat dari pemerintah agar harga dapat kembali stabil dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi, khususnya di sektor kuliner dan usaha kecil menengah.
Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih ini menjadi pengingat sektor pangan masih rentan terhadap berbagai faktor eksternal, mulai dari cuaca hingga distribusi.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, produsen, dan distributor untuk menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar.















