Beranda / Ekonomi / Harga Cabai di Pasar Kemiri Depok Capai Rp80 Ribu per Kg

Harga Cabai di Pasar Kemiri Depok Capai Rp80 Ribu per Kg

PravadaNews – Uang Rp40.000 kini hanya cukup untuk membeli setengah kilogram cabai rawit merah atau cabai merah keriting di salah satu lapak Pasar Kemiri, Depok, Jawa Barat, setelah harga kedua komoditas tersebut mencapai Rp80.000 per kilogram.

Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan harga cabai merah keriting ikut meningkat sehingga kini setara dengan harga cabai rawit merah.

“Iya, sekarang cabai keriting mahal lagi,” ucap pedagang ini saat dikonfirmasi mengenai harga cabai merah keriting dan cabai rawit merah di Pasar Kemiri Depok, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2026). 

Sementara itu, harga cabai rawit merah di lapak pedagang lainnya mencapai Rp85.000 per kilogram, atau lebih tinggi Rp5.000 dibandingkan harga yang ditawarkan pedagang pertama.

Sebagai informasi, harga cabai rawit merah di kedua lapak Pasar Kemiri tersebut juga melampaui batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Adapun harga cabai merah keriting di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, terpantau mencapai Rp80.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah dijual seharga Rp70.000 per kilogram.

Lebih lanjut, redaksi juga memantau harga komoditas ini pada pukul 17.00 WIB melalui data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mencatat rata-rata harga nasional cabai merah keriting sebesar Rp69.188 per kilogram, sementara cabai rawit merah mencapai Rp71.660 per kilogram.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menyebut cabai merah keriting dan cabai rawit sebagai penyumbang inflasi kelompok harga pangan bergejolak pada Oktober 2026 akibat penurunan produksi di sejumlah daerah sentra.

Untuk mengendalikan harga, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) guna membantu penyaluran cabai dari daerah yang memiliki kelebihan pasokan ke wilayah yang membutuhkan.

“Jadi kita harapkan kawan-kawan dari daerah ini mengajukan surat kepada Badan Pangan Nasional untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga cabai,” ujar Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (26/10).

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *