PravadaNews – Pagi di lantai bursa kembali dibuka dengan optimisme tipis. Setelah sehari sebelumnya IHSG sempat tertekan hingga menyentuh level 6.371, pasar saham Indonesia mencoba bangkit pada perdagangan Selasa (15/9/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka di level 6.544,77, menguat sekitar 10 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG hari ini cenderung sideways.
Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.400 hingga 6.600.
“IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah di 6.371. Sehingga hari ini, secara teknikal IHSG diprakirakan bergerak sideways di kisaran 6.400-6.600,” kata Tim Analis Phintraco Sekuritas.
Selain faktor teknikal, pelaku pasar mencermati pelantikan Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pergantian tersebut diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan disiplin fiskal pemerintah.
“Pergantian pos Menteri Keuangan ini diharapkan akan lebih menjaga kredibilitas dan disiplin fiskal. Sehingga menjaga defisit APBN tetap aman di bawah batas tiga persen,” ujar Tim Phintraco.
Phintraco menilai, pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dapat mendukung proses transisi kebijakan fiskal.
Pemahaman terhadap postur anggaran dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan lancar.
“Investor berharap kredibilitas dan konsistensi fiskal dari Menteri baru ini. Sehingga dapat mengembalikan kepercayaan investor domestik dan global terhadap ekonomi makro dan pasar keuangan Indonesia,” kata Tim Phintraco.
Menurut Tim Phintraco, peningkatan kepercayaan investor dapat mendorong aliran modal asing masuk ke pasar domestik.
Kondisi tersebut juga diharapkan mendukung penguatan rupiah serta menjaga stabilitas imbal hasil Surat Berharga Negara dan IHSG.
“Bagi bursa saham, dampak pergantian Menkeu dalam jangka pendek diperkirakan cenderung fluktuatif. Sedangkan jangka panjang, investor menantikan realisasi kebijakan yang diterapkan oleh Menteri Keuangan yang baru,” ujar Tim Phintraco.
Dari pasar Amerika Serikat, indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin.
Pelaku pasar juga masih mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan naik bulan ini.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih berlangsung terbatas.
Investor akan mencermati perkembangan kebijakan fiskal domestik serta sentimen dari pasar global.















