PravadaNews – Penataan kabel utlilitas semrawut harus menjadi priortas Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Penataan tersebut jangan hanya sekadar untuk mempercantik kota tetapi harus fokus pada keselamatan warga.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta M. Fu’adi Luthfi mengatakan, persoalan kabel menjuntai di beberapa wilayah di Jakarta sudah membuat khawatir atas keselamatannya.
“Masalah kabel utilitas harus menjadi prioritas. Keluhan masyarakat sangat tinggi,” ujar Fu’adi dikutip Jumat (10/7/2026).
Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta itu mengingatkan, keberhasilan menata trotoar, jalan, dan ruang publik tidak akan berarti jika mengabaikan persoalan utilitas yang membahayakan warga.
Baca Juga: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Tantangan Tolikara
“Jangan hanya membenahi permukaan. Infrastruktur di bawahnya juga harus dibereskan,” kata Fu’adi.
Fu’adi juga mengapresiasi berbagai program penataan kawasan yang telah dilakukan Dinas Bina Marga di bawah kepemimpinan Heru Suwondo.
Sejumlah kawasan, termasuk Jalan HR Rasuna Said, kini tampil lebih tertata dan nyaman sebagai ruang publik.
Akan tetapi, pembenahan estetika kota harus berjalan seiring dengan penataan jaringan utilitas. Terutama di kawasan permukiman padat yang masih dipenuhi kabel udara semrawut.
“Utilitas masih sangat kacau. Ini harus segera dituntaskan,” kata Fu’adi.
Fu’adi berharap, Dinas Bina Marga mempercepat penataan kabel utilitas di seluruh wilayah Jakarta agar risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai tidak kembali memakan korban.















