Ilustrasi layanan telekomunikasi. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Nasional / Layanan Telekomunikasi di Sumatera Pulih 100 Persen

Layanan Telekomunikasi di Sumatera Pulih 100 Persen

PravadaNews – Kondisi layanan telekomunikasi di wilayah Sumatera dipastikan kembali normal sepenuhnya setelah sempat terdampak blackout listrik yang melanda sejumlah daerah beberapa hari terakhir. Hingga 28 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, seluruh layanan telekomunikasi dilaporkan stabil dan tidak ditemukan lagi site atau BTS yang mengalami gangguan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyebut tingkat pemulihan layanan telah mencapai 100 persen sejak 28 Mei 2026 pukul 00.00 WIB.

“Kondisi tersebut bertahan stabil hingga pukul 09.00 WIB tanpa adanya tambahan site terdampak baru maupun gangguan susulan di wilayah Sumatera,” tulis Kemkomdigi dikutip dari lamannya, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, PT PLN (Persero) buka suara soal gangguan listrik yang tengah melanda daerah Sumatera. Saat ini, PLN diketahui tengah melakukan pemeriksaan terhadap gangguan kelistrikan yang terjadi.

“Saat ini tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatera,” ungkap Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto dalam keterangan tertulis.

PLN juga telah menerjunkan tim teknis untuk melakukan pengecekan pada sistem kelistrikan yang terdampak. Saat ini, tim teknis tersebut tengah berupaya melakukan pemulihan.

Gregorius meminta masyarakat untuk tetap tenang merespons gangguan kelistrikan tersebut. Adapun informasi lanjutan akan diumumkan PLN secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123.

“PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123,” pungkasnya.

Sebelumnya, gangguan layanan telekomunikasi sempat mencapai titik terparah pada 24 Mei 2026 pukul 00.00 WIB. Saat itu tercatat sebanyak 10.713 site/BTS mengalami down akibat dampak blackout PLN yang meluas di 10 provinsi dan 142 kabupaten/kota di Pulau Sumatera.

Gangguan tersebut menyebabkan layanan komunikasi dan akses internet di berbagai daerah mengalami kendala. Sejumlah masyarakat sempat mengeluhkan sulitnya melakukan panggilan telepon, mengakses internet, hingga terhambatnya aktivitas digital yang bergantung pada jaringan telekomunikasi.

Dalam proses pemulihan, operator telekomunikasi bersama pemerintah menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya terjadi pada 25 Mei 2026 pukul 21.00 WIB ketika blackout susulan kembali melanda wilayah Aceh. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah site terdampak sempat meningkat kembali setelah sebelumnya berangsur pulih.

Meski demikian, upaya penanganan terus dilakukan secara intensif oleh seluruh pihak terkait. Tim teknis operator telekomunikasi dikerahkan ke berbagai daerah terdampak guna memastikan perangkat BTS kembali beroperasi normal seiring pemulihan pasokan listrik dari PLN.

Kemkomdigi menyampaikan apresiasi kepada seluruh operator telekomunikasi, petugas lapangan, serta pihak terkait yang bekerja tanpa henti selama proses pemulihan berlangsung. Langkah cepat dan koordinasi intensif dinilai menjadi faktor penting dalam mengembalikan stabilitas layanan komunikasi di wilayah Sumatera.

Dengan tercapainya pemulihan penuh tersebut, penanganan gangguan layanan telekomunikasi akibat blackout PLN di wilayah Sumatera resmi dinyatakan selesai. Meski begitu, Kemkomdigi menegaskan akan tetap melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan dan memastikan kualitas layanan telekomunikasi tetap terjaga bagi masyarakat.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur telekomunikasi menghadapi situasi darurat, mengingat layanan komunikasi menjadi salah satu kebutuhan vital masyarakat, terutama saat terjadi gangguan berskala besar seperti blackout listrik.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *