Pemain timnas voli putri, Megawati. (Foto: Istimewa)

Beranda / Olahraga / Megawati Absen di Asian Games 2026

Megawati Absen di Asian Games 2026

PravadaNews – Langkah Timnas voli putri Indonesia menuju Asian Games 2026 harus dilalui tanpa salah satu senjata utamanya.

Megawati Hangestri, opposite yang selama ini menjadi tumpuan dalam mendulang poin, dipastikan tidak memperkuat Merah Putih pada ajang multievent tersebut.

Absennya Megawati menjadi kehilangan tersendiri bagi Indonesia. Perannya di lini serang selama ini membuat namanya menjadi salah satu pemain yang diandalkan untuk membuka jalan kemenangan bagi tim.

Namun, keputusan untuk tidak tampil bersama timnas bukan semata karena persoalan teknis.

PP PBVSI menyebut Megawati memilih fokus memulihkan kondisi fisiknya sekaligus menjaga kebugaran agar dapat tampil optimal bersama klubnya di kompetisi voli Korea Selatan.

Tanpa Megawati, Timnas voli putri Indonesia dituntut menemukan sumber kekuatan baru untuk menghadapi persaingan Asian Games 2026.

Situasi tersebut sekaligus menjadi ujian bagi kedalaman skuad dan kemampuan pemain lain untuk mengambil peran yang ditinggalkan sang mesin poin.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella mengatakan, pihaknya menghormati pilihan Megawati.

Menurut Loudry, Megawati membutuhkan waktu istirahat karena harus menjalani latihan berat jika bergabung dengan Timnas.

“Kita harus menghormati pilihan Mega, dia ingin beristirahat dan memulihkan kondisinya,” ujar Loudry, Jumat (4/9/2026).

Loudry menilai, keputusan tersebut penting agar Megawati dapat mempersiapkan diri menghadapi kompetisi klub di Korea.

Meski absen, Loudry mengakui Megawati masih menjadi pemain terbaik Indonesia di posisi opposite.

Karena itu, absennya Megawati menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas putri menuju Asian Games.

“Kita tidak bisa mengingkari bahwa Mega masih yang terbaik di posisinya,” kata Loudry.

Namun, PBVSI memilih melihat situasi tersebut sebagai kesempatan untuk mempersiapkan regenerasi pemain.

Sementara itu, Pelatih Marcos Sugiyama kini memiliki dua pemain opposite dalam skuad Asian Games 2026.

Khanza Putri Yanzi dan Azzahra Dwi Febyane akan menjadi opsi di posisi tersebut.

Keduanya diharapkan mampu mengisi peran penting dalam skema serangan Timnas putri Indonesia.

Selain itu, empat outside hitter juga disiapkan untuk memperkuat variasi serangan Indonesia.

PBVSI menyadari kehilangan pemain utama tentu memengaruhi kekuatan Timnas putri.

Namun, kesempatan tersebut sekaligus menjadi momentum mengembangkan pemain pelapis untuk masa depan.

Timnas voli putri Indonesia dijadwalkan akan berangkat ke Jepang pada 13 September 2026.

Setelah menjalani masa istirahat dan adaptasi sebentar, tim ini harus bersiap menghadapi laga perdana di Pool A bersama Jepang dan Nepal pada 16 September 2026.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *