Pravadanews – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta persoalan pelanggaran fortifikasi beras premium segera dituntaskan.
Amran tak ingin permasalahan tersebut dibiarkan dan dipermainkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.
“Pelanggaran fortifikasi beras premium itu dituntaskan. Ini enggak boleh, kita harus jaga pangan kita jangan dipermainkan oleh orang-orang tertentu,” ujar Amran di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Amran menegaskan, penyelesaian persoalan tersebut menjadi salah satu tugas yang harus dijalankan oleh para pejabat Bapanas.
Selain persoalan beras premium, Amran meminta jajaran Bapanas menjaga stabilitas harga pangan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pangan nasional.
“Kami beri tugas sederhana tapi berat, stabilkan harga. Dah,” kata Amran.
Meskipun begitu, Amran belum membeberkan secara terperinci bentuk pelanggaran fortifikasi beras premium yang dimaksud maupun pihak yang diduga terlibat.
Saat ditanya mengenai perkembangan terbaru persoalan beras fortifikasi, Amran juga belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait hal itu.
“Tunggulah berita berikutnya,” kata Amran.
Saat ini, lanjut Amran, pihaknya justru tengah fokus pada tata kelola pangan agar tetap terjaga dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu. Karena itu, persoalan yang berkaitan dengan beras premium tersebut diminta segera diselesaikan.














