Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Ahmad Muzani. (Foto: mpr.go.id)

Beranda / Ekonomi / Muzani Dorong Sensus Ekonomi Berbasis Data

Muzani Dorong Sensus Ekonomi Berbasis Data

PravadaNews – Data menjadi salah satu fondasi penting bagi negara dalam membaca denyut aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui pendataan yang akurat dan menyeluruh, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai kegiatan ekonomi yang berlangsung di tengah masyarakat, sekaligus menjadikannya pijakan dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Pentingnya data tersebut turut disoroti Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS), Jumat (28/8/2026).

Didampingi Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, petugas melakukan pendataan terhadap Muzani sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi.

Muzani berharap hasil pendataan tersebut dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang berbasis data dan mencerminkan kondisi masyarakat secara nyata.

“Kami berharap ini juga menjadi sebuah cara negara untuk mengetahui penduduknya tentang berkegiatan ekonomi. Supaya kebijakannya akan diambil pada masa-masa yang akan datang adalah kebijakan yang berdasar pada data dan angka yang benar,” ujar Muzani.

Dalam proses pendataan, Muzani menjawab pertanyaan mengenai jumlah keluarga serta berbagai kegiatan usaha yang dijalankan.

Pertanyaan itu mencakup usaha yang ditangani keluarga maupun anggota keluarganya sesuai informasi yang dimiliki.

Muzani juga berharap kegiatan sensus ekonomi berjalan lancar dan diikuti sebanyak mungkin warga Indonesia.

“Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan diikuti sebanyak mungkin oleh warga negara Indonesia,” kata Muzani.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi untuk mendukung pendataan nasional.

Amalia meminta warga mengingatkan kerabat, keluarga, tetangga, dan rekan yang belum mengikuti kegiatan pendataan tersebut.

Amalia menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir karena BPS menjaga kerahasiaan seluruh data yang diberikan.

Amalia juga menegaskan data dalam Sensus Ekonomi tidak memiliki kaitan dengan kepentingan perpajakan masyarakat.

“Jangan lupa menghimbau kepada kerabat, keluarga, tetangga, rekan, untuk yang belum disensus, untuk bisa dapat berpartisipasi dalam sensus. Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya, dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan,” ucap Amalia.

Menurut Amalia, masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengisi kuesioner secara mandiri melalui fasilitas daring yang disediakan BPS.

Tautan kuesioner daring tersebut dapat diminta kepada petugas sensus yang datang melakukan pendataan kepada masyarakat.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *