Iran Melancarkan Serangan Gelombang ke-95 dengan Target Sistem Pertahanan Rudal Patriot AS. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Rudal Iran Ancam Kapal Perang AS

Rudal Iran Ancam Kapal Perang AS

PravadaNews – Anggota Dewan Kebijaksanaan Iran Mohsen Rezaee menyatakan bahwa rudal-rudal Iran telah diarahkan untuk menargetkan kapal perang Amerika Serikat di Timur Tengah.

Rezaee bahkan mengklaim siap menenggelamkan armada tersebut jika Washington melakukan serangan terhadap Iran.

“Peluncur kami diarahkan ke kapal-kapal itu dan kami akan menenggelamkan semuanya,” kata Rezaee, dikutip Kantor Berita Tasnim, Jumat (17/4/2026).

Baca juga : Iran Tidak Bisa Dikte AS

Rezaee menegaskan Iran tidak akan tunduk pada tekanan militer maupun blokade laut yang dilakukan Amerika Serikat. Menurut Rezaee, upaya semacam itu akan gagal sebagaimana kegagalan historis membuka Selat Hormuz.

“AS pasti akan gagal dalam blokade angkatan lautnya,” ujar Rezaee.

Pernyataan itu juga disertai sikap skeptis terhadap kemungkinan perpanjangan gencatan senjata dengan Washington. Rezaee menyebut kesepakatan sementara tidak akan menguntungkan Iran dalam situasi saat ini.

“Secara pribadi saya tidak percaya perpanjangan gencatan senjata saat ini akan menguntungkan Iran,” kata Rezaee.

Ketegangan antara kedua negara kembali meningkat setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Serangan itu menimbulkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara di kawasan kemudian menutup atau membatasi wilayah udaranya akibat meningkatnya ancaman rudal dan drone.

Upaya diplomatik terakhir berlangsung pada 11 April di Islamabad, Pakistan, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut adanya kesepakatan gencatan senjata dua pekan dengan Teheran. Namun, sehari kemudian Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan pembicaraan gagal mencapai kesepakatan.

“Delegasi AS pulang dengan tangan kosong,” kata Vance, seperti dikutip dari pernyataannya setelah perundingan

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *