lustrasi Dapur MBG di SPPG. (Foto: Istimewa)

Beranda / Nasional / Agnesia dan Febiona Pulang dari RSCM

Agnesia dan Febiona Pulang dari RSCM

PravadaNews – Setelah melewati hari-hari penuh kekhawatiran di ruang perawatan, Agnesia dan Febiona akhirnya bisa menghirup udara di luar rumah sakit.

Dua siswa asal Sumatra Utara yang sempat menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu telah diizinkan pulang setelah menyelesaikan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta beberapa waktu lalu.

Kisah Agnesia dan Febiona sebelumnya menyita perhatian publik setelah kondisi mereka viral di media sosial, membuka kembali sorotan terhadap pelaksanaan program MBG dan pengalaman para siswa yang menjadi penerimanya.

“Hari ini Agnesia dan Febiona telah dinyatakan dalam kondisi baik dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter RSCM” kata Wakil Presiden Gibran Rakabuming dikutip Sabtu (19/9/2026).

Dalam proses pemulihan tersebut, Gibran menyampaikan apresiasi kepada jajaran dokter dan tenaga medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang telah menangani kondisi kedua siswa.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Sumatra Utara, serta seluruh pihak yang turut terlibat dalam proses penanganan Agnesia dan Febiona.

Setelah dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit, kedua siswa bersama keluarga mereka telah bertolak kembali menuju Sumatra Utara pada Jumat siang.

Kepulangan tersebut menjadi tahapan baru bagi Agnesia dan Febiona untuk melanjutkan pemulihan di daerah asal mereka.

Meski telah diperbolehkan pulang, proses pemulihan keduanya belum sepenuhnya berakhir.

Agnesia dan Febiona masih diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan sesuai dengan petunjuk dan pemantauan tim dokter.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan keduanya tetap terpantau setelah kembali ke lingkungan keluarga

“Untuk Agnesia dan Febiona, selamat kebali ke rumah dan melanjutkan aktivitas sekolah. Semoga selalu sehat dan bisa terus belajar untuk meraih cita-cita,” ujar Wapres.

Di kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Anak Konsultan Neurologi Anak RSCM, Prof. Setyo Handryastuti, turut memberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatan Febiona selama menjalani perawatan.

Dalam keterangannya, tim dokter membantah informasi yang beredar mengenai kondisi Febiona yang disebut mengalami kerusakan fungsi otak hingga kehilangan ingatan sebesar 70 persen.

Informasi tersebut dinilai tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan terhadap pasien.

Tim dokter memastikan kondisi Febiona telah mendapatkan penanganan dan pemantauan selama masa perawatan di RSCM.

Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan kabar yang sempat beredar di tengah perhatian publik terhadap kondisi kedua siswa korban keracunan MBG.

“Ingatan ananda sangat baik, baik memori jangka pendek maupun jangka panjang. Pemeriksaan elektroensefalografi juga tidak menunjukkan gangguan apa pun,” kata Prof. Setyo.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *