Ilustrasi grup k-pop. (Foto: Dok. Instagram @Redvelvet.smtown)

Beranda / Infotaiment / Siap-Siap! Red Velvet Comeback Agustus 2026

Siap-Siap! Red Velvet Comeback Agustus 2026

PravadaNews – Setelah hampir dua tahun menunggu, penggemar Red Velvet akhirnya mendapat tanda bahwa grup itu kembali menyiapkan panggung bersama pada Agustus 2026.

Kabar tersebut muncul setelah media Korea Selatan melaporkan Red Velvet sedang mempersiapkan album baru dengan target perilisan pada Agustus mendatang. SM Entertainment kemudian mengonfirmasi persiapan itu melalui pernyataan resmi yang menegaskan kembalinya Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri dalam formasi lengkap.

“Red Velvet saat ini sedang melakukan berbagai persiapan dengan target untuk melakukan comeback dengan formasi lengkap pada bulan Agustus mendatang,” ujar SM Entertainment, dilansir dari TopStarNews, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Sisi Gelap Dwi Sasono di Film ‘Jangan Buang Ibu’

Pernyataan itu belum menjelaskan judul album, konsep musik, maupun jadwal promosi yang akan dijalankan Red Velvet. Namun, konfirmasi tersebut cukup menjadi penanda bahwa aktivitas grup kembali disiapkan setelah jeda panjang sejak perilisan terakhir.

Album baru ini akan menjadi karya grup pertama Red Velvet dalam sekitar dua tahun dua bulan setelah mini album Cosmic dirilis pada Juni 2024. Rilisan tersebut sebelumnya menjadi bagian dari momentum perayaan 10 tahun perjalanan Red Velvet di industri musik Korea Selatan.

Comeback Agustus 2026 juga memiliki hal berbeda karena menjadi aktivitas grup lengkap pertama setelah sebagian anggota menjalani kegiatan di bawah agensi berbeda. Wendy dan Yeri diketahui telah mengakhiri kontrak eksklusif dengan SM Entertainment, tetapi tetap berada dalam formasi Red Velvet.

Situasi itu membuat comeback kali ini tidak hanya dibaca sebagai perilisan album, melainkan juga sebagai bentuk pengelolaan grup dalam era lintas agensi. Model tersebut menjadi penting di industri K-Pop, karena aktivitas grup tetap berjalan meski karier individu anggota dikelola secara terpisah.

Di sisi lain, kembalinya Red Velvet berlangsung ketika pemerintah Korea Selatan terus menempatkan K-Content sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif. Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan mendorong perluasan pengaruh budaya populer Korea melalui musik, drama, fesyen, makanan, hingga pariwisata.

Korea Creative Content Agency juga mencatat industri konten Korea terus tumbuh melalui ekspor budaya populer ke pasar global. Dalam ekosistem tersebut, musik K-Pop masih menjadi salah satu pintu utama yang mempertemukan industri hiburan, basis penggemar, dan promosi budaya Korea.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *