5 Cara Hilangkan Masuk Angin yang Efektif. (Foto: Dok. Alodokter)

Beranda / Kesehatan / 5 Cara Hilangkan Masuk Angin yang Efektif

5 Cara Hilangkan Masuk Angin yang Efektif

PravadaNews – Cara menghilangkan masuk angin dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi berbagai gejala masuk angin, seperti perut kembung dan sakit kepala.

Cara-cara tersebut tidak hanya mudah dilakukan, tetapi juga cukup efektif untuk menghilangkan keluhan ini. Dengan begitu, Anda pun bisa beraktivitas dan beristirahat dengan lebih nyaman.

Masuk angin sebenarnya tidak ada dalam istilah medis dan bukanlah suatu penyakit. Namun, banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan berbagai keluhan, seperti perut kembung, mual, muntah, sering sendawa, meriang, sakit tenggorokan, hingga demam.

“Keluhan ini umumnya muncul ketika tubuh sedang tidak fit atau daya tahan tubuh sedang melemah. Selain itu, masuk angin juga terkadang bisa menjadi tanda gejala flu,” tulis Alodokter, dikutip Rabu (29/7/2026).

Meski dapat sembuh dengan sendirinya, masuk angin dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara menghilangkan masuk angin agar keluhan tersebut cepat hilang.

Berbagai Cara Menghilangkan Masuk Angin

Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan masuk angin yang bisa Anda lakukan:

  1. Perbanyak minum air putih

Meski terdengar sederhana, minum air putih setidaknya 8 gelas atau setara dengan 2 liter per hari bisa menjadi cara menghilangkan masuk angin yang paling mudah dan efektif.

Hal ini karena minum air putih membantu melembapkan hidung dan tenggorokan, sehingga keluhan tenggorokan kering, pilek, atau sakit tenggorokan akibat masuk angin bisa teratasi.

Selain itu, minum air putih membuat kebutuhan tubuh akan cairan terpenuhi, sehingga Anda pun bisa terhindar dari dehidrasi.

Selain minum air putih, Anda juga bisa minum minuman sehat lainnya, seperti jus buah atau air kelapa, untuk mencukupi asupan cairan dan elektrolit ketika sakit.

  1. Konsumsi sup ayam

Sup ayam merupakan salah satu makanan yang mudah dibuat dan baik dikonsumsi saat masuk angin. Makanan yang terbuat dari kaldu ayam, sayuran, dan daging ayam ini dapat mencukupi asupan cairan serta nutrisi yang diperlukan tubuh.

Terpenuhinya kebutuhan tubuh akan cairan dan nutrisi bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga mempercepat proses pemulihan ketika sakit atau terkena masuk angin.

  1. Konsumsi jahe merah

Jahe merupakan salah satu jenis rempah yang sudah umum digunakan sebagai obat masuk angin. Rempah ini sering digunakan untuk mengatasi keluhan mual, perut kembung, badan meriang, serta pegal atau lemas.

Selain jahe biasa, jahe merah juga dikenal memiliki kandungan zat aktif yang lebih tinggi, sehingga sering digunakan sebagai obat herbal untuk membantu meringankan gejala masuk angin.

Namun, tidak semua jahe memberikan manfaat yang sama. Oleh karena itu, penting untuk memilih jahe terbaik, seperti jahira, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Jahira sendiri merupakan varietas jahe merah unggulan yang dikenal memiliki kandungan gingerol dan shogaol lebih tinggi daripada jenis jahe lainnya. Senyawa ini diketahui memiliki efek antioksidan dan antiradang yang dapat membantu mendukung fungsi tubuh tetap optimal.

Selain itu, jahira juga dapat membantu tubuh melawan peradangan ringan, serta memberikan efek hangat saat kondisi tubuh sedang tidak fit.

Itulah sebabnya, jahira hadir sebagai pilihan untuk membantu meredakan gejala masuk angin, seperti mual, pusing, dan perut kembung.

Dengan proses pengolahan yang optimal, jahira juga membantu menjaga tubuh tetap nyaman agar Anda bisa beraktivitas tanpa hambatan.

Oleh karena itu, Anda bisa mengonsumsi obat herbal yang mengandung jahira sebagai pilihan praktis untuk membantu meredakan gejala masuk angin, terutama saat tidak sempat mengolah jahe secara langsung.

  1. Konsumsi vitamin C

Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C maupun suplemen vitamin C terbukti ampuh meredakan berbagai keluhan akibat masuk angin.

Hal ini karena vitamin C memiliki efek antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan penyakit sekaligus mempercepat penyembuhan.

Vitamin C dapat ditemukan secara alami dalam buah dan sayur, seperti jeruk, jambu, mangga, bayam, dan brokoli.

Selain itu, vitamin ini juga bisa didapatkan dari suplemen yang dapat ditemukan di apotek atau toko terdekat. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin C, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *