
PravadaNews – Di tengah wacana membuka ruang fiskal yang lebih lebar, pemerintah masih memilih berpijak pada pagar aturan yang selama ini membatasi defisit APBN. Batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) kembali ditegaskan sebagai ambang maksimum yang menjadi pedoman pengel...
PravadaNews – Saat ini, pemerintah sedang mengejar pertumbuhan ekonomi 6% dalam RAPBN 2027 saat konsumsi rumah tangga yang menjadi penopang terbesar ekonomi masih menghadapi tantangan daya beli masyarakat. Target tersebut dipasang dengan mempertimbangkan konsumsi rumah tangga yang me...
PravadaNews – Julukan tulang punggung ekonomi melekat pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena sektor ini menopang lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Namun, kontribusi ekspor UMKM yang baru sekitar 15,7% membuat klaim itu perlu dibaca lebih utuh. Pad...
PravadaNews – Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menyisakan persoalan kualitas di tengah upah riil pekerja yang belum bergerak sebanding dengan produk domestik bruto (PDB). Kondisi itu memperlihatkan jarak antara capaian ekonomi makro dan daya beli rumah tangga. Peneliti Makroekonomi dan ...
PravadaNews – Pemerintah baru saja merilis capaian menggembirakan melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dengan melansir Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp6.187,2 triliun pada triwulan I 2026 atau meningkat 5,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kepala BPS Amalia Adiningg...
PravadaNews – Kinerja perekonomian Indonesia pada triwulan I-2026 menunjukkan tren positif secara tahunan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) dikutip Rabu (6/5/2026), Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp6.187,2 triliun, seme...
PravadaNews – Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tecatat melebar pada kuartal pertama 2026. Hingga akhir Maret, pemerintah mencatat defisit sebesar Rp240,1 triliun atau juga setara 0,93 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Pernyataan itu disampaikan oleh Me...
PravadaNews – Fitch Ratings atau lembaga pemeringkat kredit menyatakan, Indonesia memiliki ruang untuk batas defisit fiskal 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) tanpa langsung memicu penurunan peringkat kredit. Pelebaran defisit hanya bisa dilakukan sementara imbas dari gangguan...













